Wanita di Pemalang Ditemukan Tewas Terikat dalam Kamar Mandi, Polisi Buru Terduga Pelaku

Pemalang Seorang wanita berinisial Kusmawati (38), warga Desa Lawangrejo, Kecamatan Pemalang, ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di sebuah rumah subsidi di Desa Saradan, Kecamatan Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (24/11/2025) malam. Korban ditemukan di kamar mandi rumah berukuran 6 x 12 meter.

Saat ditemukan, jasad Kusmawati berada dalam posisi meringkuk, masih mengenakan celana jeans dan jaket. Bagian tangan dan kaki korban dalam kondisi terikat menggunakan tali tambang plastik, sementara kepala tertutup plastik rapat. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban mengalami kekerasan sebelum kehilangan nyawa.

Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP Johan Widodo, membenarkan adanya dugaan kuat bahwa korban merupakan korban pembunuhan.

Menurut Johan, pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku dan saat ini tengah melakukan pengejaran. Untuk kepentingan penyelidikan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan proses otopsi di RSUD M. Ashari Pemalang oleh tim Inafis Polda Jawa Tengah.

“Motifnya sedang kami dalami, tim sedang melakukan upaya penangkapan pelaku,” ujarnya.

Korban Terakhir Terlihat pada Sabtu Siang

Di sisi lain, keluarga korban masih terpukul atas kejadian ini. Adik korban, Ipank (27), menjelaskan bahwa pada Sabtu (22/11/2025) pagi, kakaknya masih beraktivitas seperti biasa, termasuk mengantar dan menjemput anaknya yang masih duduk di bangku sekolah. Namun sekitar pukul 13.00 WIB, korban terlihat tergesa-gesa meninggalkan rumah dengan alasan hendak bertemu seorang teman. Sejak saat itu, korban tidak pernah kembali.

Hingga Minggu (23/11/2025), keluarga sudah berusaha mencari dan menghubungi sejumlah kenalan, namun tidak kunjung menemukan keberadaan korban.

Keluarga menduga kuat bahwa pelaku merupakan tetangga korban sendiri. Dugaan itu menguat setelah keluarganya mengetahui bahwa kakaknya ditemukan tewas di rumah orang yang dicurigai tersebut. (Am)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *