Tawon Vespa Renggut Nyawa Kakek 80 Tahun di Kabunan

Racun dalam sengatannya dapat menyebabkan rasa nyeri hebat, pembengkakan, sesak napas, hingga reaksi alergi berat

Pemalang – Serangan tawon vespa kembali memakan korban jiwa dan menjadi ancaman serius bagi keselamatan manusia. Seorang kakek berinisial KS (80), warga Desa Kabunan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia diduga akibat sengatan tawon jenis ini.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Pemalang, Diar Hendrayanto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan serangan tawon pada Kamis malam (23/10). Laporan tersebut masuk ke Mako Damkar Pemalang pada pukul 19.13 WIB, dan tim segera menuju lokasi serta tiba pada pukul 19.35 WIB.

Diar mengungkapkan, korban diketahui terserang tawon saat sedang membersihkan halaman rumah sekitar pukul 17.00 WIB. Korban tidak menyadari adanya sarang tawon vespa yang berada di pohon sirih. Tanpa disangka, kawanan tawon tersebut menyerang dan korban meninggal di tempat.

Petugas Damkar Pemalang kemudian melakukan penanganan dengan memusnahkan sarang tawon vespa yang telah menelan korban jiwa. Sarang tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar untuk mencegah serangan susulan dan melindungi warga sekitar.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama ketika beraktivitas di sekitar area yang berpotensi menjadi sarang tawon. Jika ditemukan sarang tawon, warga dihimbau segera melapor kepada pihak berwenang dan tidak mencoba menangani sendiri demi menghindari risiko fatal.

Apa Itu Tawon Vespa dan Kenapa Berbahaya?

Tawon vespa, dikenal juga sebagai lebah predator atau tawon ndas, adalah jenis tawon berukuran besar dengan sengatan yang sangat kuat. Racun dalam sengatannya mengandung zat neurotoksin dan melittin yang dapat menyebabkan rasa nyeri hebat, pembengkakan, sesak napas, hingga reaksi alergi berat atau anafilaksis. Pada korban lanjut usia atau dengan kondisi kesehatan tertentu, sengatan berulang bisa menyebabkan kegagalan organ dan kematian.

Tawon vespa bersifat agresif, terutama jika sarangnya merasa terganggu. Mereka menyerang secara bergerombol, sehingga jumlah sengatan bisa mencapai puluhan bahkan ratusan dalam waktu singkat. Inilah yang membuat tawon vespa dianggap berbahaya dan mematikan.

Warga diminta lebih waspada jika melihat sarang tawon di sekitar rumah atau kebun. Masyarakat disarankan untuk tidak menanganinya sendiri dan segera melapor ke petugas pemadam kebakaran atau aparat desa agar dapat ditangani secara aman. (An)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *