Saat UMKM Pemalang Bicara Inovasi dan Masa Depan

UMKM didorong naik kelas lewat PKU Akbar 2025 bertema “Cerdas Berliterasi, Usaha Melesat Penuh Inovasi”.

Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang mendorong pelaku UMKM naik kelas melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2025 bertema “Cerdas Berliterasi, Usaha Melesat Penuh Inovasi”. Acara ini menjadi wadah pembelajaran sekaligus jejaring bisnis bagi sekitar 500 pelaku UMKM yang hadir. Fokusnya adalah literasi bisnis, inovasi produk, dan strategi digital untuk memperkuat daya saing di pasar regional maupun nasional.

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menekankan bahwa literasi usaha harus mencakup lebih dari sekadar aktivitas berdagang. Pelaku UMKM dituntut mampu membaca peluang, mengelola keuangan, memanfaatkan teknologi digital, hingga menciptakan produk inovatif yang kompetitif di pasar.

“Pelaku usaha harus melek informasi, mengerti cara memasarkan produk dan memahami tren pasar,” ujar Anom.

Branding hingga Digital Marketing

Dalam kegiatan ini, para narasumber menyampaikan topik-topik penting seperti strategi branding, pemasaran digital, manajemen usaha, hingga pengembangan produk inovatif. Materi dirancang agar peserta bisa langsung menerapkannya dalam operasional bisnis sehari-hari.

Selain transfer ilmu, kegiatan ini juga memfasilitasi terbentuknya jejaring kerja sama antar-pelaku usaha dan komunitas bisnis lokal. Sinergi ini diyakini mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi Pemalang yang berbasis pada kekuatan UMKM.

PKU Akbar dipandang sebagai strategi nyata Pemkab Pemalang dalam menggerakkan sektor UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Dengan literasi yang lebih baik, pelaku usaha diharapkan bisa lebih adaptif menghadapi perubahan tren pasar sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian regional dan nasional. (Aa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *