Pemalang Pamer Capaian Ekonomi Tumbuh 5,11 Persen, Kemiskinan Menurun

Pemalang Wakil Bupati Pemalang Nurkholes memaparkan capaian Indikator Pembangunan Makro yang menunjukkan perbaikan signifikan, mulai dari pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, hingga peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Nurkholes, menyampaikan paparan dalam kegiatan verifikasi lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat Nasional Tahun 2025 yang digelar secara daring dari Gedung Sasana Bhakti Praja, Rabu (13/8/2025).

Dalam paparannya, Nurkholes menegaskan bahwa ekonomi Pemalang mengalami pertumbuhan positif. Pada 2024, laju pertumbuhan ekonomi mencapai 5,11 persen, naik dari 4,14 persen pada 2023.

Selain itu, tingkat kemiskinan berhasil ditekan dari 15,03 persen pada 2023 menjadi 14,92 persen pada 2024. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mencatat kenaikan dari 68,08 menjadi 68,65 dalam periode yang sama.

“Usia harapan hidup penduduk Pemalang juga mengalami peningkatan, dari 73,85 tahun pada Tahun 2023 menjadi 74,23 tahun pada Tahun 2024,” paparnya seperti dikutip dari situs pemalangkab.go.id.

Visi Bercahaya dan Misi RHAPSODI

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan visi kepemimpinan bersama Bupati Anom Widiyantoro, yakni Bercahaya yang bermakna Bersih, Cakap, Handal, dan Mulya.

Visi tersebut dijalankan melalui misi RHAPSODI yang terdiri atas:

  • Resik: menciptakan budaya dan lingkungan yang bersih.
  • Hijau: mendorong industri berkelanjutan dan menjaga lingkungan sejuk serta nyaman.
  • Peduli: membangun pemerintahan yang kuat, cerdas, serta berpihak pada seluruh lapisan masyarakat.
  • Silaturahim: menguatkan kerukunan, keguyuban, dan gotong-royong masyarakat.
  • Organisatoris: membentuk tata kelola pemerintahan yang tertib, sistematis, melayani, dan mengayomi.
  • Digitalisasi: memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan daya saing dan kualitas SDM Pemalang.
  • Ikhlas: menghidupkan kembali spiritualitas, kearifan lokal, serta budaya masyarakat Pemalang.

Sinergi Pemkab, Forum, dan Masyarakat

Kepala Bappeda Pemalang, Mohamad Sidik, menambahkan bahwa pelaksanaan KKS merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, forum, dan masyarakat. Menurutnya, indikator KKS dapat dijadikan acuan dalam penyusunan program kerja di masing-masing perangkat daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK dr. Noor Faizah Maenofie serta para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Pemalang.(Aa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *