Pemalang – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Tol Pemalang–Batang, tepatnya di KM 324+400 jalur A, Minggu (7/9/2025) siang. Dua truk terlibat tabrakan keras yang mengakibatkan dua orang pengemudi meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kepala Sif Pelayanan Lalu Lintas Pemalang-Batang Tol Road, Angga Amri Tammata, membenarkan insiden tersebut. “Betul, siang ini terjadi kecelakaan yang melibatkan dua truk. Untuk sementara, kedua korban sudah dievakuasi ke RS Aro Pekalongan. Kendaraan yang terlibat juga sudah diamankan di Gerbang Tol Pekalongan,” ujarnya.
Kecelakaan melibatkan truk Mitsubishi Canter Box bernomor polisi B 9838 CXT dengan truk Hino bernomor polisi Z 8714 YA. Berdasarkan data lapangan, truk Canter Box dikemudikan Dadan Sofyan (42), warga Kabupaten Bandung, yang meninggal dunia di tempat. Sementara truk Hino dikemudikan Jenal Aripin (50), warga Kota Tasikmalaya, yang selamat dari peristiwa tersebut.
Selain Dadan Sofyan, korban meninggal lainnya adalah Aa Deni Supriatna (36), warga Kabupaten Sumedang yang menjadi sopir cadangan dalam truk Canter Box. Kedua korban dinyatakan meninggal dunia saat tiba di RSU Aro Pekalongan.
Diduga Karena Microsleep
Hasil pemeriksaan sementara menyebutkan, kecelakaan diduga disebabkan faktor pengemudi. Truk Canter Box melaju dari arah Jakarta menuju Semarang dengan kecepatan sekitar 90 km/jam. Sopir diduga mengalami microsleep hingga menabrak bagian belakang truk Hino yang berjalan lebih lambat, sekitar 60 km/jam.
Benturan keras menyebabkan bagian depan truk Canter Box ringsek parah, sementara posisi akhir kedua kendaraan berhenti di lajur 2 dan bahu jalan dalam kondisi normal menghadap timur.
Meski menelan korban jiwa, tidak ditemukan kerusakan pada aset jalan tol. “Kesimpulan teknis sementara menyebutkan, kecelakaan murni disebabkan faktor pengemudi. Kondisi jalan juga tidak ada kerusakan lubang. Diduga pengemudi truk Canter Box mengalami microsleep sehingga terjadi tabrak belakang,” jelas Angga.
Situasi Lalu Lintas Tetap Lancar
Pada saat kejadian, kondisi jalan dilaporkan cerah, dengan aspal dalam kondisi baik, sedikit menikung ke kiri dan menanjak. Arus lalu lintas tetap terkendali karena kendaraan yang terlibat segera dievakuasi.
Petugas kepolisian dan pengelola tol mengimbau agar para pengemudi, khususnya kendaraan berat, menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri mengemudi dalam keadaan mengantuk demi mencegah kecelakaan serupa. (Am)
