Pemalang Terima Penghargaan Indeks Kelola 2012 Kategori Ketepatan Alokasi Pendidikan

Bupati Pemalang, Junaedi, saat menerima Penghargaan Indeks Kelola 2019. (Foto: Pemkab Pemalang)

Pemalang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menerima Penghargaan Indek Kelola 2019 untuk kategori Ketepatan Alokasi Pendidikan dari Katadata Insight Center (KIC). Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Junaedi pada selenggaraan malam penganugerahan yang digelar di Ballroom Jakarta Theater XXI, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Dalam kesempatannya memberikan sambutan, bupati menyampaikan bahwa Penghargaan Indeks Kelola 2019 merupakan pengakuan terhadap upaya Pemkab Pemalang dalam melakukan keberpihakan pada pendidikan. Hal tersebut bisa dilihat dari alokasi anggaran untuk bidang pendidikan yang melebihi dari amanat undang-undang.

“Undang-undang tentang sistem pendidikan nasional mengamanatkan alokasi anggaran pendidikan 20 persen. Kami lebih dari 20 persen, sudah hamper mencapai 30 persen,” terang bupati, dikutip dari laman Pemkab Pemalang.

Dirinya berharap, penganggaran yang cukup besar di bidang pendidikan tidak hanya membuahkan penghargaan, tapi juga bisa dirasakan oleh masyarakat. Jika pendidikan masyarakat meningkat, maka kualitas sumber daya manusia semakin membaik, sehingga bisa memajukan daerah.

“Harapannya dengan keberpihakan alokasi anggaran ini, bisa dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” lanjut Junaedi.

Apresiasi untuk Daerah yang Mau Berinovasi

Indeks Kelola merupakan metode mengukur kinerja dan efektivitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)untuk pembangunan daerah. Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama antara KIC dengan panel ahli ekonomi independen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Gajah Mada (UGM).

Chief Content Officer Katadata, Heri Susanto, mengatakan bahwa penghargaan Indeks Kelola 2019 diberikan kepada 64 kabupaten/kota di Indonesia. Mereka adalah yang berhasil dan efektif dalam mengelola anggaran daerah sesuai dengan kebutuhan pembangunan serta berdampak signifikan untuk perbaikan di bidang pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan kesejahteraan.

“Daerah-daerah tersebut memang melakukan banyak inovasi dan layak mendapatkan apresiasi,” terang Heri.

Heri berharap, melalui Indeks Kelola ini akan lahir pemimpin-pemimpin daerah yang berprestasi dari seluruh pelosok nusantara dan maju bersaing ke pentas nasional. “Bukan hanya Joko Widodo, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, atau Ganjar Pranowo,” tegas Heri.

Add Comment